Sabtu, 23 Juli 2011

Ada The Strokes di JRL 2011?

Lagu 'You Only Live Once' bergema di hari kedua Java Rockin' Land tapi kali ini, bukan The Strokes yang membawakannya, melainkan Young The Giant. Sebuah band asal California, Amerika Serikat yang beranggotakan Sameer Gadhia (vokal), Jacob Tilley (gitar), Eric Cannata (gitar), Payam Doostzadeh (bass) dan Francois Comtois (drum).

Selain memainkan cover lagu dari The Strokes, mereka berlima juga memainkan lagu-lagu dari debut self-titled albumnya yang sudah dirilis. Beberapa lagu seperti String dan single pertama, My Body, juga masuk dalam daftar lagu mereka. Sameer sendiri menggunakan dua buah mic untuk menghasilkan efek suara delay.

Dalam penampilan pertama mereka di Simpati Stage, para personil Young The Giant tampak kepanasan dan seperti beberapa band internasional lainnya, mereka mengeluhkan panasnya kota Jakarta. Setiap selesai lagu, handuk adalah benda pertama yang mereka cari.

Young The Giant akan tampil dua kali, hari ini dan minggu (24/7) besok. Berbeda dengan hari pertama yang kegerahan, besok Young The Giant akan mendapatkan tempat yang lebih dingin dengan bermain di Dome Stage.

Tengkorak, Grindcore Tanpa Narkoba

Lingkaran mosh tercipta untuk pertamakalinya di hari pertama Java Rockin' Land 2011. Band yang berhasil membuat para penonton moshing adalah band grindcore legendaris, Tengkorak. Ini juga untuk pertamakalinya, Tengkorak main di java Rockin' Land setelah festival ini berjalan selama tiga tahun.

Malam tadi, Tengkorak masih menampilkan formasi Ombat, Yoyok, Danang, Donni dan Opick. Mereka masih bermain dengan lagu-lagu yang sarat dengan tema sosial, kritik pemerintah, moralitas dan langsung mengungkapkannya tanpa basa-basi.

"Ini lagu tentang sebuah kejahatan tertua di dunia. Yang kedua kan korupsi, nah ini yang pertama .... Bisnis Ejakulasi," teriak Ombat sambil tangan kirinya menirukan gaya orang yanng bermasturbasi.

Pada akhir acara pun, Tengkorak memainkan lagu yang bertemakan tentang pelajar. Ombat menyerukan bahwa pelajar lebih baik langsung pulang setelah sekolah dan jalan berkelahi di tengah jalan.

"Brader, kalo main musik grindcore nggak usah pake narkoba yah. Makan terong aja yang banyak, kuat deh ntar," seru Ombat kepada penonton yang didominasi anak muda.

Java Rockin Land 2011 Angkat Sejarah Rock Indonesia

Meski mendatangkan band-band besar manca, namun Java Rockin Land tak menganak-tirikan band Indonesia. Mereka juga ingin band Indonesia mempunyai kesempatan yang sama dengan band luar, terlebih band tanah air juga tak kalah hebat.
"Selain mendatangkan nama-nama besar, kita juga punya misi buat ngangkat musik Indonesianya sendiri. Dengan adanya festival ini kita bisa menebus semuanya," papar Eki Puradiredja selaku program coordinator saat di jumpai di preskon Java Riockin Land 2011 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat (21/7).
Eki mengungkapkan bahwa gelaran tahun ini lebih istimewa. Jika tahun kemarin di penuhi oleh penampilan band indie, untuk kali ini dibanjiri dengan band-band rock senior yang menorehkan sejarah di permusikan nusantara.
"Sekarang kita pengen mengangkat sedikit sejarah perkembangan musik rock di indonesia. Yang senior-senior kayak God Bless, Power Metal, Edane, Roxx, Power Slaves, Netral, Rif, Tengkorak, Pure Saturday. 90an juga lagi trend BIP, Seringai, Jasad. Dan 2000an ada Gugun Blues Shelter yang baru tampil di Inggris. Juga ada nama-nama yang udah bubar kayak Step Forwards, nah ini kayak reunian," tukasnya.
Terbayang sekali seperti apa keriuhan event yang di gelar setiap tahun ini. Ditambah dengan headliner yang cadas dan penampilan yang benar-benar menjanjikan.

David Naif Telanjang di Java Rockin’ Land

Bukan David Naif kalau tak bisa menghibur penonton dengan banyolan-banyolan segarnya. Dalam konsernya di hari pertama Java Rockin' Land 2011 di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta Utara, Jumat (22/7) malam, Naif berhasil membuat penonton bertahan meski Jared Leto bersama 30 Seconds to Mars sudah mulai menyapa fans-nya di panggung utama.
Bahkan dirinya pun sempat menyindir Jared Leto yang juga menekuni dunia akting, selain menjadi vokalis band pengusung heavy rock/alternative rock tersebut.
"Lu gak pada keluar, gak pada nonton 30 STM. Pemain pelem mah main pelem aje ye, ga usah nge-band ye," ucapnya yang langsung disambut tawa penonton karena menggunakan singkatan 30 STM (baca: es te em) untuk 30 Seconds To Mars.
Menampilkan beberapa hits yang sudah familiar seperti Piknik 72, Dia Adalah Pusaka Sejuta Umat Manusia Yang Ada Di Seluruh Dunia, Karena Kamu Cuma Satu, Televisi, Dimana Aku Di Sini, Posesif, Curi-Curi Pandang, Air dan Api, Naif berhasil mengajak penonton untuk bergoyang dan melambaikan tangan dengan musik pop catchy.

Java Rockin’ Land 2011 Hari Kedua Sudah Dimulai

Setelah sukses dengan hari pertamanya, festival musik terbesar se-Asia tenggara, java Rockin’ Land 2011 kini telah siap untuk kembali menggempur para pecinta musik Indonesia. Di hari keduanya ini gelaran persembahan promotor Java Festival Production ini menampilkan headliner yang nggak kalah serunya. Sebut saja seperti God Bless, PowerSlaves, Konspirasi, Jasad, Kunci, Cokelat, BIP< G-Pluck beatles, Backalley, leonardo, Sarasvati, The milo, Gigantor, Angsa & Serigala, Burgerkill, Amazing In Bed, Kelelawar Malam, Aftercoma, Fall, Pure Staurday, Easy tiger, Emirates, Parau, Neon Trees dan juga The Cranberries.
Beragam bintang tamu keren ini akan terbagi dalam sepuluh panggung seru termasuk Hai Mobile Stage. So, jangan ketinggalan. Merapat ke Pantai Carnaval Ancol sekarang juga!

30 Seconds to Mars Sukses Menghibur Penggemar

Dalam ajang perhelatan konser musik terbesar itu, 30 Seconds to Mars benar-benar memberikan suasana yang memanaskan panggung utama Gudang Garam Inter Music Stage. Band pelantun A Beautiful Lie itu tampil dengan luar biasa.

Menurut salah satu petinggi Java Festival Production selaku penyelanggara Java Rockin Land, di hari pertama konser pengunjung yang datang melebihi angka 10.000.

"Kalau dari pintu dibuka sore tadi sampai terakhir, kita perkirakan pengunjung yang datang sampai 10.000 orang belum termasuk yang menggunakan ID card," ujar pria yang sibuk dengan walkie talkie di pintu keluar dan masuk.

Dengan mengerahkan 434 personel kepolisian gabungan dari Polda, Polres Jakarta Pusat dan Polsek Pademangan acara konser musik terbesar Asia Tenggara itu berjalan tertib dan aman terkendali.

Jared Leto Tak Maksimal Menyanyi di Java Rockin'land 2011

Penampilan 30 Seconds To Mars (30STM) di Java Rockin'land 2011 nampaknya tidak membuat banyak Echelon (sebutan penggemar) puas. Pasalnya sebagai bintang di hari pertama Java Rockin'land 2011, sang vokalis Jared Leto ternyata tidak mengeluarkan seluruh suaranya selama 11 lagu dibawakan di Gudang Garam Stage.

Pada lagu pertama, 30STM mulai menghentakan Pantai Carnaval Ancol dengan single ketiga dari album kedua berjudul Beautiful Lie. Tanpa panjang lebar 30STM melanjutkan lagu kedua berjudul Attack.

Di lagu ini, Jared Leto terlihat sibuk bermain gitar dan memutar badannya, sampai-sampai dia lupa menyanyi hampir di semua bagian. Untungnya para Echelon sangat hafal lirik lagu Attack.

Echelon kembali dikecewakan karena ada tiga lagu 30STM dibawakan hanya secara akustik yaitu From Yesterday, Alibi, dan The Kill. Berada di depan ujung panggung, Jared Leto membawa gitar akustik dan mengajak para penonton menyanyi tiga lagu tersebut.

Kembali lagi, Jared Leto hanya menyanyi di nada-nada rendah saja, dan membiarkan penonton untuk menyanyi di nada yang tinggi.

Sama seperti negara-negara yang pernah didatang 30STM sebelumnya, pada lagu Closer To The Edge, Jared Leto membungkus badannya dengan bendera kebangsaan. Kali ini Jared Leto membawa bendera merah putih ke atas panggung sambil menyanyikan single kedua dari album This Is War.

Pada bagian encore, Jared Leto mengajak sekitar 20 penonton untuk naik ke atas panggung. 20 orang sengaja dibawa untuk meramaikan sekaligus menutup konser 30STM pertama kalinya di Indonesia, dengan menyanyikan lagu Kings And Queens.